malam bungkam, sunyi dan tak ada gemercik air hujan saat itu denting jam seakan menerka apa yang sedang berputar di fikiranku kupandangi foto kusam seorang lelaki tua yang kucintai dia ayahku, namun waktu memakan segala kerinduanku padanya terucap nada kasih dan doa indah dari mulut anakmu yang sedang berharap hadirnya bayangmu memelukku tetesan air mata mengalir dan mengering di pipi inginku kau bisa mengerti , disini aku baik-baik saja hanya terkadang memori tentang dirimu terekam jelas yang selalu membuatku merasa sakit dada ini sesak, karena terlalu banyak menyimpan rasa rasa rindu yang kini bergejolak menahan setiap hembusan nafasku yang tersengal aku rindu padamu ayah walau dunia kejam memisahkan kita semoga Tuhan menjagamu karena doaku menyertaimu rinduku tak kan terapus oleh garis-garis zaman yang melukiskan hidupku aku akan tetap hidup dan mendoakanmu selama Tuhan masih mengijinkanku merindukanmu dalam doa dan tangisku. sekali lagi aku baik-baik saja Ayah da...